GINJAL, JANTUNG…

GINJAL, JANTUNG DAN SISTEM PENCERNAAN

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

KELOMPOK :

-          FITRIANA

-          LOLA LIRENA

-          PILAWATI ASTUTI

-          TIA FITRIA

-          OKTAVIANINGSIH

 

 

 

JURUSAN GIZI

POLITEKNIK KESEHATAN

KEMENTRIAN PALANGKA RAYA

TAHUN 2011

KATA PENGANTAR

 

Puji dan syukur kami panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa karena atas rahmat-Nya kami dapat menyelesaikan laporan praktikum tentang “GINJAL,JANTUNG DAN ALAT PENCERNAAN” ini.

Terimakasih kami ucapkan kepada dosen pengajar  ANATOMI FISIOLOGI yang telah membimbing kami dan kepada teman-teman yang telah mendukung kami.

Kami menyadari laporan praktikum ini jauh dari sempurna, kami mengharapkan saran dan kritik yang bersifat membangun demi kesempurnaan laporan praktikum ini, kami juga mengharapkan laporan praktikum ini dapat bermanfaat bagi kita semua. Atas perhatiannya kami ucapkan terimakasih.

 

 

Palangka raya, 2 november 2011

 

Kelompok VIII

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Daftar isi

 

KATA PENGANTAR ……………………………………………………

DAFTAR ISI ……………………………………………………………..

BAB I PENDAHULUAN ………………………………………………..

1.1   Latar Belakang ………………………………………………………

1.1 Tujuan praktikum ……………………………………………………

BAB II TINJAUAN PUSTAKA …………………………………………

BAB III HASIL PRAKTIKUM …………………………………………

BAB IV KESIMPULAN………………………………………………….

DAFTAR PUSTAKA ………………………………………………..…..

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

BAB I

PENDAHULUAN

 

  1. LATAR BELAKANG

Ginjal suatu kelenjar yang terletak dibagian belakang kavum abdominalis dibelakang peritoneum pada kedua sisi vertebra lumbalis III, melekat langsung pada dinding belakang abdomen. Bentuk ginjal seperti biji kacang, jumlahnya ada dua buah kiri dan kanan, ginjal kiri lebih besar dari ginjal kanan. Dan pada umumnya ginjal laki-laki lebih panjang dari ginjal wanita.

Jantung merupakan sebuah organ yang terdiri dari otot. Otot jantung merupakan jaringan istimewa karena kalau di lihat dari bentuk dan susunannya sama dengan otot serat lintang, tetapi cara bekerjanya menyerupai otot polos yaitu di luar kemauan kita ( dipengaruhi oleh susunan saraf otonom ).

Saluran pencernaan makanan merupakan saluran yang menerima makanan dari luar dan mempersiapkannya untuk diserap oleh tubuh dengan jalan proses pencernaan ( pengunyahan, penelanan dan pencampuran )dengan enzim dan zat cair yang terbentang mulai dari mulut ( oris ) sampai anus.

 

  1. Tujuan praktikum

Untuk mengetahui pengertian, fungsi dan bentuk dari ginjal,jantung dan system pencernaan.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

BAB II

TINJAUAN PUSTAKA

 

  1. Ginjal

System urinaria adalah suatu system tempat terjadinya proses penyaringan darah sehingga darah bebas dari zat-zat yang tidak dipergunakan oleh tubuh dan menyerap zat-zat yang masih dipergunakan oleh tubuh. Zat-zat yang tidak dipergunakan oleh tubuh larut dalam air dan dikeluarkan berupa urine ( air kemih ).

Ginjal suatu kelenjar yang terletak dibagian belakang kavum abdominalis dibelakang peritoneum pada kedua sisi vertebra lumbalis III, melekat langsung pada dinding belakang abdomen. Bentuk ginjal seperti biji kacang, jumlahnya ada dua buah kiri dan kanan, ginjal kiri lebih besar dari ginjal kanan. Dan pada umumnya ginjal laki-laki lebih panjang dari ginjal wanita.

  1. Fungsi ginjal

-          Memegang peranan penting dalam pengeluaran zat-zat toksis atau racun.

-          Mempertahankan suasana keseimbangan cairan.

-          Mempertahankan keseimbangan kadar asam dan basa dari cairan tubuh.

-          Mempertahankan keseimbangan garam-garam dan zat-zat lain dalam tubuh.

-          Mengeluarkan sisa-sisa  metabolisme hasil akhir dari protein ureum ,kreatinin, dan amoniak.

 

 

Fungsi ginjal sebagai organ tubuh sangat vital, seperti menyaring darah, menghasilkan hormon, menjaga keseimbanganasam basa, dan sebagainya. Kerja organ yang berbentuk seperti kacang merah dan berukuran kira-kira 11x7x6 cm ini dapat terganggu oleh berbagai hal yang akan memicu penyakitginjal, mulai dari infeksi hingga pada tidak berfungsinya ginjal atau yang biasa kita sebut gagal ginjal.

 

Beberapa orang yang lahir dengan 1 ginjal, masih bisa hidup seperti layaknya orang normal. Namun, jika kedua fungsi ginjal sudah tidak bisa bekerja atau berfungsi seperti semula, terapi seperti hemodialisis dan transplantasi ginjal dapat menjadi harapan baru bagi penderita yang mengalami gangguan fungsi ginjal kronik / gagal ginjal.

 

 

 

 

  1. 2.      Struktur ginjal

Setiap ginjal terbungkus oleh selaput tipis yang disebut kapsula yang terdiri dari jaringan fibros berwarna ungu tua. Lapisan luar terdapat lapisan korteks ( subtansia kortekalis), dan lapisan sebelah dalam bagian medulla ( subtansia medularis) berbentuk kerucut yang disebut renal pyramid.

Pada setiap ginjal diperkirakan ada 1000.000 nefron,selama 24 jam dapat menyaring darah 170 liter.Arteri renalis membawa darah murni dari aorta ke ginjal,lubang-lubang yang terdapat pada piramid renal masing-masing membentuk simpul dan kapiler satu badan malfigi yang disebut glomerulus. 

  1. Pembentukan urin

Ginjal berperan dalam proses pembentukan urin yang terjadi melalui serangkaian proses, yaitu: penyaringan, penyerapan kembali dan augmentasi.

 

-          Penyaringan (filtrasi)

Proses pembentukan urin diawali dengan penyaringan darah yang terjadi di kapiler glomerulus. Sel-sel kapiler glomerulus yang berpori (podosit), tekanan dan permeabilitas yang tinggi pada glomerulus mempermudah proses penyaringan. Selain penyaringan, di glomelurus juga terjadi penyerapan kembali sel-sel darah, keping darah, dan sebagian besar protein plasma.

Hasil penyaringan di glomerulus disebut filtrat glomerolus atau urin primer, mengandung asam amino, glukosa, natrium, kalium, dan garam-garam lainnya

-          Penyerapan kembali (reabsorbsi)

Bahan-bahan yang masih diperlukan di dalam urin pimer akan diserap kembali di tubulus kontortus proksimal, sedangkan di tubulus kontortus distal terjadi penambahan zat-zat sisa dan urea.

Meresapnya zat pada tubulus ini melalui dua cara. Gula dan asam amino meresap melalui peristiwa difusi, sedangkan air melalui peristiwa osmosis. Penyerapan air terjadi pada tubulus proksimal dan tubulus distal.

Substansi yang masih diperlukan seperti glukosa dan asam amino dikembalikan ke darah. Zat amonia, obat-obatan seperti penisilin, kelebihan garam dan bahan lain pada filtrat dikeluarkan bersama urin.

Setelah terjadi reabsorbsi maka tubulus akan menghasilkan urin sekunder, zat-zat yang masih diperlukan tidak akan ditemukan lagi. Sebaliknya, konsentrasi zat-zat sisa metabolisme yang bersifat racun bertambah, misalnya urea.

 

-          Augmentasi

Augmentasi adalah proses penambahan zat sisa dan urea yang mulai terjadi di tubulus kontortus distal.

Dari tubulus-tububulus ginjal, urin akan menuju rongga ginjal, selanjutnya menuju kantong kemih melalui saluran ginjal. Jika kantong kemih telah penuh terisi urin, dinding kantong kemih akan tertekan sehingga timbul rasa ingin buang air kecil. Urin akan keluar melalui uretra.

Komposisi urin yang dikeluarkan melalui uretra adalah air, garam, urea dan sisa substansi lain, misalnya pigmen empedu yang berfungsi memberi warna dan bau pada urin

 

 

 

 

  1. Ureter

Terdiri dari dua saluran pipa, masing-masing bersambung dari ginjal kekandung kemih ( vesika urinaria ) panjangnya ± 25-30 cm, dengan penampang ± 0,5 cm. ureter sebagian terletak dalam  rongga abdomen dan sebagian terletak dalam rongga pelvis.

Lapisan dinding ureter terdiri dari :

  1. Dinding luar jaringan ikat ( jaringan fibrosa )
  2. Lapisan tengah lapisan otot polos
  3. Lapisa sebelah dalam lapisan mukosa

 

  1. Uretra

Uretra merupakan saluran sempit yang berpangkal pada kandung kemih yang berfungsi menyalurkan air kemih keluar. Uretra terdiri dari uretra pria dan uretra wanita.

  1. Urine

Mikturisi ( berkemih ) merupakan reflex yang dapat dikendalikan dan dapat ditahan oleh pusat persarafan yang lebih tinggi dari manusia. Gerakannya oleh kontraksi otot abdominal yang menambah tekanan didalam rongga dan berbagai organ yang menekan kandung kemih membantu mengosongkannya.

Rata-rata dalam satu hari 1-2 liter, tetapi berbeda sesuai dengan jumlah cairan yang masuk. Warnanya bening oranye pucat tanpa endapan, baunya tajam, reaksinya sedikit asam terhadap lakmus dengan pH rata-rata 6.

 

  1. Jantung

Jantung (bahasa Latin, cor) adalah sebuah rongga, rongga, organ berotot yang memompa darah lewat pembuluh darah oleh kontraksi berirama yang berulang. Istilah kardiak berarti berhubungan dengan jantung, dari Yunani cardia untuk jantung. Jantung adalah salah satu organ yang berperan dalam sistem peredaran darah.

Jantung memiliki bentuk jantung cenderung berkerucut tumpul. Jantung pada tubuh manusia menempati diantara kedua paru-paru tepatnya pada bagian tengah rongga toraks.Sebuah jantung memiliki 4 buah ruang berongga. Ukuran jantung sendiri kurang lebih sebesar kepalan tangan pemiliknya.Jantung manusia terletak di sebelah kiri bagian dada, di antara paru-paru, terlindungi oleh tulang rusuk.Pada bagian luar terdiri dari otot-otot yang saling berkontraksi. Otot-otot inilah yang berperan penting dalam memompa darah melalui pembuluh arteri.

Keempat rongga tersebut terbagi menjadi 2 bagian, yaitu bagian kanan dan kiri yang dipisahkan oleh dinding otot yang dikenal dengan istilah septum.Pada bagian kanan dan kiri terbagi lagi menjadi 2 bilik. Rongga bilik sebelah atas disebut dengan atria dan dua bilik bawah yang disebut dengan ventricle yang memiliki peran dalam memompa darah menuju arteri.Sesuai dengan etimologis, jantung pada dunia medis memiliki istilah cardio / kardio. Ialah berasal dari bahasa latin, cor. Dimana cor dalam bahasa latin memiliki arti : sebuah rongga. Sebagaimana bentuk dari jantung yang memiliki rongga berotot yang memompa darah lewat pembuluh darah dalam kontraksi berirama yang berulang dan berkonsistensi

Ruang Jantung terbagi atas empat ruang.

  1. Serambi kanan dan serambi kiri yang dipisahkan oleh septum intratrial,
  2. Bilik kanan dan bilik kiri yang dipisahkan oleh septum interventrikular.

v  Ukuran dan bentuk

    • Jantung adalah organ berongga dan memiliki empat ruang yang terletak antara kedua paru-paru dibagian tengah rongga thoraks. Dua pertiga jantung terletak disebelah kiri garis midsternal. Jantung dilindungi mediastinum
    • Jantung berukuran kurang lebih sebesar kepalan tangan pemiliknya. Bentuknya seperti kerucut tumpul. Ujung atas yang lebar (basis) mengarah ke bahu kanan, ujung bawah yang mengerucut (apeks) mengarah ke panggul kiri.

v  Pelapis

    • Pericardium adalah kantong berdinding ganda yang dapat membesar dan mengecil, membungkus jantung dan pembuluh darah besar. Kantong ini melekat pada diafragma, sternum, vertebra dan pleura yang membungkus paru.
    • Terdiri atas lapisan fibrosa dan serosa. Lapisan fibrosa tersusun dari serabut kolagen yang membentuk lapisan jaringan ikat rapat untuk melindungi jantung. Lapisan Serosa terdirir atas Visceral (epicardium) menutup permukaan jantung, dan parietal melapisi bagian dalam Fibrosa pericardium.
    • Cavitas Pericardium adalah ruang potensial antara membrane visceral dan parietal. Mengandung cairan pericardial yang disekresi lapisan Serosa untuk melumasi membrane dan mengurangi friksi.

 

v  Dinding Jantung

    • Epicardium tersusun atas lapisan sel-sel mesotelial yang berada diatas jaringan ikat.
    • Miokardium terdiri dari jaringan otot jantung yang berkontraksi untuk memompa darah.
    • Ketebalan miokard bervariasi dari satu ruang jantung ke ruang yang lainnya.
    • Serabut otot yang tersusun dalam berkas-berkas spiral melapisi ruang jantung.
    • Endokardium tersusun dari lapisan endothelial yang terletak diatas jaringan ikat. Lapisan ini melapisi jantung, katup, dan menyambung dengan lapisan endothelial yang melapisi pembuluh darah yang memasuki dan meninggalkan jantung.
    • Ruang Jantung

ð  Atrium (dipisahkan oleh septum intratrial)

  • Atrium kanan terletak dalam bagian superior kanan jantung, menerima darah dari seluruh jaringan kecuali paru. Vena cava superior dan Inferior membawa darah dari seluruh tubuh ke jantung. Sinus koroner membawa kembali darah dari dindin jantung itu sendiri.
  • Atrium kiri di bagian superior kiri jantung, berukuran lebih kecil dari atrium kanan, tetapi dindingnya lebih tebal. Menampung empat vena pulmonalis yang mengembalikan darah teroksigenasi dri paru-paru.

ð  Ventrikel (dipisahkan oleh septum interventricular)

  • Ventrikel kanan terletak dibagian inferior kanan pada apeks jantung. Darah meningalkan ventrikel kanan melalui truncus pulmonal dan mengalir melewati jarak yang pendek ke paru-paru.
  • Ventrikel kiri terletak dibagian inferior kiri pada apeks jantung. Tebal dinding 3 kali tebal dinding ventrikel kanan. Darah meninggalkan ventrikel kiri melalui aorta dan mengalir ke seluruh bagian tubuh kecuali paru-paru.

ð  Trabeculae Carnae

Merupakan bubungan otot bundar atau tidak teratur yang menonjol dari permukaan bagian dalam kedua ventrikel ke rongga ventricular.

  • Otot Papilaris adalah penonjolan trabeculae carnae ke tempat perlekatan korda kolagen katup jantung (chorda tendinae)
  • Moderator band (trabeculae septomarginal) adalah pita lengkung otot pada ventrikel kanan yang memanjang kea rah tranversal dari septum interventricular menuju otot papilaris anterior. Otot ini membantu dalam transmisi penghantaran impuls untuk kontraksi jantung.
  • Katup Jantung

 

ð  Tricuspid

Terletak antara atrium kanan dan Ventrikel kanan Memiliki 3 daun katup (kuspis) jaringan ikat fibrosa irregular yang dilapisi endokardium.

  • Bagian ujung daun katup yang mengerucut melekat paa korda tendinae, yang malekat pada Otot papilaris. Chorda tendinae mencegah pembalikan daun katup ke arah belakang menuju atrium.
  • Jika tekanan darah pada atrium kanan lebih besar daripada tekanan arah atrium kiri, daun katup tricuspid terbuka dan darah mengalir dari atrium kanan ke ventrikel kanan.
  • Jika tekanan darah dalam ventrikel kanan lebih besar dari tekanan darah diatrium kanan, daun katup akan menutup dan mencegah aliran balik ke dalam atrium kanan.

v  Denyut Jantung

  • Suara Jantung
  • Marmur (Bising Jantung)
    • Suara jantung abnormal akibat adanya arus turbulen di dlm rongga jantung & pembuluh darah.
    • Arus turbulen umumnya tjd karena kelainan katup, yaitu: stenosis (katup tdk dpt membuka scr sempurna) atau insufisiensi katup (katup tdk dpt menutup scr sempurna)
    • Murmur diastol: setelah S2 akibat stenosis katup AV  atau insufisiensi katup semilunar
    • Murmur sistol: setelah S1 akibat insufisiensi katup AV atau stenosis katup semilunar
  1. System pencernaan

Saluran pencernaan makanan merupakan saluran yang menerima makanan dari luar dan mempersiapkannya untuk diserap oleh tubuh dengan jalan proses pencernaan ( pengunyahan, penelanan dan pencampuran )dengan enzim dan zat cair yang terbentang mulai dari mulut ( oris ) sampai anus.

Susunan saluran pencernaan terdiri dari :

  1. Oris ( mulut)
  2. Faring ( tekak )
  3. Esophagus ( kerongkongan )
  4. Ventrikulus ( lambung )
  5. Intestinum minor ( usus halus ) :

Duodenum ( usus 12 jari )

Jejunum

Ilenum

 

 

  1. Intestinom mayor ( usus besar )

Sekum

Kolon asendens

Kolon transversum

Kolon sigmoit

  1. Rectum
  2. Anus
  3. Struktur pencernaan
  4. Mulut

Mulut atau oris adalah permulaan saluran pencernaan yang terdir atas dua bagian yaitu :

-          Bagian luar yang sempit atau vestibula yaitu ruang diantara gusi, gigi, bibir dan pipi.

-          Bagian rongga mulut bagian dalam, yaitu rongga mulut yang dibatasi sisinya oleh tulang maksilaris ,paltum dan mandibularis, disebelah belakang bersambung dengan faring.

  1. Lidah

Lidah terdiri atas otot serat lintang dan dilapisi oleh selaput lender, kerja otot lidah ini dapat digerakkan keseluruh arah.

Lidah di bagi atas 3 bagian, radiks lingua ( pangkal lidah ), dorsum  lingua ( punggung lidah ), dan apeks lingua ( ujung lidah ).  Pada pangkal lidah yang belakang terdapat epiglotis yang berfungsi untuk menutup jalan nafas pada waktu kita menelan makanan supaya makanan jangan masuk kejalan nafas.

  1. Kelenjar ludah

Kelenjar ludah merupakan kelenjar yang mempunyai duktus yang bernama duktus wartoni dan duktus stensoni.

Kelenjar ludah ada 2 yaitu :

                                                                                i.            Kelenjar ludah bawah rahang ( kelenjar submaksilaris), yang terdapat dibawah tulang rahang atas pada bagian tengah.

                                                                              ii.            Kelenjar ludah bawah lidah ( kelenjar sublingualis ), yang terdapat disebelah depan bawah lidah.

  1. Faring

Faring merupakan organ yang menghubungkan rongga mulut dengan kerongkongan ( esofagus ). Didalam lengkung faring terdapat tonsil ( amandel ) yaitu kumpulan kelenjar limfe yang banyak mengandung limfosit dan merupakan pertahanan terhadap infeksi.

Disini terletak bersimpangan antara jalan nafas dan jalan makanan letaknya dibelakang rongga mulut dan rongga hidung, didepan ruas tulang belakang.  

 

  1. Esofagus

Esofagus merupakan saluran yang menghubungkan tekak dengan lambung, panjangnya ± 25 cm ,mulai dari faring sampai pintu masuk kardiak dibawah lambung.  

  1. Lambung

Lambung atau gaster merupakan bagian dari saluran yang dapat mengembang paling banyak terutama didaerah epigaster.

Bagian lambung terdiri dari :

  • Fundus ventrikuli
  • Korpus ventrikuli
  • Antrum pylorus
  • Kurvatura minor
  • Kurvatura mayor
  • Osteum kardiak
  1. Usus halus
  2. Usus besar
  3. Anus

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

BAB III

HASIL PRAKTIKUM

 

 

  1. 1.      GINJAL

 

 

 

 

 

 

  1. 2.      JANTUNG

 

 

 

 

 

 

 

 

  1. SISTEM PENCERNAAN

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

BAB IV

KESIMPULAN

 

 

  1. GINJAL

System urinaria adalah suatu system tempat terjadinya proses penyaringan darah sehingga darah bebas dari zat-zat yang tidak dipergunakan oleh tubuh dan menyerap zat-zat yang masih dipergunakan oleh tubuh. Zat-zat yang tidak dipergunakan oleh tubuh larut dalam air dan dikeluarkan berupa urine ( air kemih ).

  1. JANTUNG

Jantung (bahasa Latin, cor) adalah sebuah rongga, rongga, organ berotot yang memompa darah lewat pembuluh darah oleh kontraksi berirama yang berulang. Istilah kardiak berarti berhubungan dengan jantung, dari Yunani cardia untuk jantung. Jantung adalah salah satu organ yang berperan dalam sistem peredaran darah.

  1. SISTEM PENCERNAAN

 Saluran pencernaan makanan merupakan saluran yang menerima makanan dari luar dan mempersiapkannya untuk diserap oleh tubuh dengan jalan proses pencernaan ( pengunyahan, penelanan dan pencampuran )dengan enzim dan zat cair yang terbentang mulai dari mulut ( oris ) sampai anus.

About these ads

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s